Viral dan Wajib Diikuti, Posyandu di Bogor Barat Inisiatif Tanam Sayur Sendiri Demi Kelancaran Pemberian Pangan Sehat

Viral dan Wajib Diikuti, Posyandu di Bogor Barat Inisiatif Tanam Sayur Sendiri Demi Kelancaran Pemberian Pangan Sehat

Mei 9, 2024 by smartoil

Posyandu yakni singkatan dari Pos Pelayanan Terpadu, sebuah daerah di mana beraneka kegiatan berkaitan kesehatan dan pengasuhan buah hati dikerjakan.

Di sini, masyarakat dan tenaga kesehatan bisa berprofesi sama untuk memenuhi hak-hak buah hati, termasuk hak untuk tumbuh dengan sehat dan berbahagia.

Salah satu Posyandu yang sudah menunjukkan praktik baik yakni Posyandu Kasih Ananda di Kabupaten Bogor Barat.

Salah satu praktik baik yang bisa dijadikan model oleh Posyandu lainnya yakni Program Pangan Sehat.

Program ini diberi tahu oleh seorang guru Bahasa Prancis yang aktif dalam memajukan kegiatan Posyandu, Britania Sari, melalui media sosial.

Melalui unggahan Instagram, perempuan yang karib disapa Sari menunjukkan suasana gotong royong masyarakat dalam memberikan pangan sehat bagi buah hati-buah hati.

Menurutnya, program ini digelar setiap hari Kamis minggu kedua. Program diawali dengan kegiatan penimbangan balita dan diakhiri dengan pembagian pangan sehat untuk Balita.

“Kami memberikan kangkung, toge, tahu, telur, jambu biji dan pisang,” kata Sari dalam keterangannya sesudah dikonfirmasi regu Health melalui pesan teks pada Kamis, 9 Mei 2024.

Memang nampak di video, Posyandu slot gacor hari ini yang berlokasi di Perumnas 2, Jalan Alpukat, Parung Panjang, Kabupaten Bogor Barat itu disulap menyerupai pasar mini. Banyak bahan pangan segar yang siap dibagikan pada ibu dan buah hati yang datang ke Posyandu.

Di antara bahan pangan itu ada buah-buahan, telur, ikan, sayuran hijau, tahu, tempe, hingga daging ayam. Bahan pangan ini dibagikan secara cuma-cuma pada 120 buah hati.

Warganet Penasaran Soal Anggaran untuk Beli Bahan Pangan
Warganet pun takjub dan penasaran dikala memandang beragamnya bahan pangan yang disediakan untuk buah hati-buah hati, terutama berkaitan sumber dana yang diaplikasikan.

Sari membeberkan bahwa tambahan dana berasal dari para donatur. Untuk menuntaskan keterbatasan, Sari dan regu Posyandu mengambil inisiatif dengan menanam sayuran hijau seperti kangkung di kebun yang berdekatan dengan Posyandu.

Dengan demikian, hasil panen kangkung segar bisa lantas dibagikan kepada warga.

“Dengan anggaran Rp 10.550, setiap keluarga membawa pulang gratis menu lengkap untuk disantap keluarga. Para ibu pun semangat membawa balitanya ke Posyandu,” kata Sari.

“Semoga program pangan sehat untuk balita bisa memenuhi keperluan nutrisi yang diperlukan oleh balita. Terima kasih untuk support para donatur sehingga program ini bisa terlaksana,” tambahnya.