Sutradara Yahudi Jonathan Glazer Kritik Serangan Israel ke Gaza Saat Beri Ceramah Kemenangan di Piala Oscar 2024

Sutradara Yahudi Jonathan Glazer Kritik Serangan Israel ke Gaza Saat Beri Ceramah Kemenangan di Piala Oscar 2024

Mar 14, 2024 by smartoil

Salah satu sineas yang membawa puang trofi dalam perhelatan Piala Oscar 2024 yang digelar Senin (11/3/2024) kemarin yaitu Jonathan Glazer. Film yang ia tulis dan arahkan, The Zone of Interest, meraih dua piala yaitu Film Panjang Internasional Terbaik dan Tata Bunyi Terbaik.

Sebuah kejadian menarik terjadi dikala ia naik pentas untuk mendapatkan piala di kategori Film Panjang Internasional Terbaik. Diinformasikan dari BBC, Jonathan Glazer mengkritisi serangan yang terjadi Palestina maupun Israel.

Saat naik ke atas pentas, sineas Yahudi ini pertama-tama mengucap terima beri terhadap The Academy, partnernya A24, serta sejumlah pihak yang membantunya dalam film ini. Berikutnya, ia menyajikan pernyataan yang ia tulis dalam secarik kertas.

Seluruh opsi kita diciptakan untuk menjadi cerminan dan dihadapkan pada diri kita dikala ini, bukan untuk mengatakan ‘Lihat, apa yang mereka lakukan waktu itu’, tetapi apa yang kita lakukan sekarang,” tuturnya.

Ia menambahkan, \\\”Film kami menampilkan sisi terburuk yang slot spaceman dari dehumanisasi. Hal ini membentuk masa lalu maupun sekarang.\\\”

Sekedar kabar, The Zone of Interest mengisahkan perihal kehidupan keluarga Rudolf Höss. Ia yaitu komandan yang paling lama bertugas di kamp konsentrasi Yahudi Auschwitz, daerah yang menjadi lokasi pembantaian satu juta orang Yahudi pada tahun 1940-1943.

HomeShowBizHollywood
Sutradara Yahudi Jonathan Glazer Kritik Serangan Israel ke Gaza Saat Beri Ceramah Kemenangan di Piala Oscar 2024
Ratnaning AsihRatnaning Asih
Diperbarui 12 Mar 2024, 10:30 WIB
Copy Tautan
12
Jonathan Glazer di Piala Oscar 2024. (Jordan Strauss/Invision/AP)
Perbesar
Jonathan Glazer di Piala Oscar 2024. (Jordan Strauss/Invision/AP)
Liputan6.com, Jakarta Salah satu sineas yang membawa puang trofi dalam perhelatan Piala Oscar 2024 yang digelar Senin (11/3/2024) kemarin yaitu Jonathan Glazer. Film yang ia tulis dan arahkan, The Zone of Interest, meraih dua piala yaitu Film Panjang Internasional Terbaik dan Tata Bunyi Terbaik.

Sebuah kejadian menarik terjadi dikala ia naik pentas untuk mendapatkan piala di kategori Film Panjang Internasional Terbaik. Diinformasikan dari BBC, Jonathan Glazer mengkritisi serangan yang terjadi Palestina maupun Israel.

Saat naik ke atas pentas, sineas Yahudi ini pertama-tama mengucap terima beri terhadap The Academy, partnernya A24, serta sejumlah pihak yang membantunya dalam film ini. Berikutnya, ia menyajikan pernyataan yang ia tulis dalam secarik kertas.

Advertisement

“ Seluruh opsi kita diciptakan untuk menjadi cerminan dan dihadapkan pada diri kita dikala ini, bukan untuk mengatakan ‘Lihat, apa yang mereka lakukan waktu itu’, tetapi apa yang kita lakukan sekarang,” tuturnya.

Ia menambahkan, \\\”Film kami menampilkan sisi terburuk yang dari dehumanisasi. Hal ini membentuk masa lalu maupun sekarang.\\\”

Sekedar kabar, The Zone of Interest mengisahkan perihal kehidupan keluarga Rudolf Höss. Ia yaitu komandan yang paling lama bertugas di kamp konsentrasi Yahudi Auschwitz, daerah yang menjadi lokasi pembantaian satu juta orang Yahudi pada tahun 1940-1943.

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan kabar-kabar terbaru dengan mengklik tautan ini.

2 dari 4 halaman
Sebut Yahudi dan Holocaust Dibajak untuk Pendudukan

Sang sutradara yang yaitu orang Yahudi, bersuara keras soal pendudukan Israel. Ia tidak rela identitas Yahudi maupun tragedi Holocaust dipakai dalam serangan ke Palestina.

“Saat ini, kami berdiri di sini sebagai orang-orang yang menolak ke-Yahudian kami dan Holocaust dibajak oleh pendudukan yang telah menyebabkan konflik bagi banyak orang tidak berdosa,” kata ia, disambut tepuk tangan hadirin.

Dehumanisasi
Tidak hanya serangan ke Gaza, ia juga mengecam serangan pada 7 Oktober ke Israel.

“Bagus para korban 7 Oktober di Israel, atau serangan yang sedang berlangsung di Gaza, semuanya yaitu korban dehumanisasi, bagaimana kita melawannya?” kata ia, kembali disambut tepuk tangan tamu undangan.

Pin Seruan Gencatan Senjata
Kecuali Jonathan Glazer, sejumlah selebritis juga mengungkapkan gencatan senjata di Gaza dengan metode mengenakan pin Artists4Ceasefire. Ini yaitu kampanye yang dimulai Oktober tahun lalu, melambangkan seruan gencatan senjata permanen dan secepatnya, pembebasan seluruh sandera dan pengiriman bantuan kemanusiaan terhadap warga sipil di Gaza.

Billie Eilish, Finneas, Mark Ruffalo, Ava DuVernay, Ramy Youssef hingga Quannah Chasinghorse tampak mengenakan pin ini.