Pelayanan dan Fasilitas Rumah Sakit Ibu dan Anak Aceh

Rumah Sakit adalah institusi layanan kebugaran yang menyelenggarakan layanan kebugaran perorangan
secara paripurna yang menyediakan layanan rawat inap, rawat jalan, dan parah darurat.
Rumah Sakit Ibu dan Anak provinsi aceh memiliki luas tanah sebesar 8.001.62 m2 dengan luas
bangunan 7.584.13 m2
Rumah Sakit Ibu dan Anak Aceh memiliki lebih dari satu fasilitas pelayanan, diantaranya:

1. Instalasi Rawat Jalan (IRJA)
Instalasi Rawat Jalan (IRJA) Rumah Sakit Ibu dan Anak berada di lantai 1 dan lantai 3 dengan
15 poliklinik yang siap memberikan slot server thailand layanan tiap-tiap hari kerja Senin-Jumat. Pelayanan rawat
jalan dimulai berasal dari layanan pendaftaran di TPP (Tempat Pendaftaran Pasien) hingga dengan
pasien beroleh layanan poliklinik, laboratorium, radiologi, layanan penunjang medis
lainnya dan diakhiri dengan layanan farmasi.

Lantai I :
a. Poliklinik Anak
b. Poliklinik Sub Tumbuh Kembang Anak
c. Poliklinik Kebidanan dan Penyakit Kandungan, Keluarga Berencana, Laktasi dan
KDRT
d. Poliklinik Paru dan Penyakit Dalam
e. Poliklinik Imunisasi
f. Poliklinik Keluarga Berencana
g. Poliklinik Gigi dan Mulut
h. Poliklinik Umum
i. Poliklinik Bedah Anak

Lantai III :
a. Poliklinik Bedah Onkologi
b. Poliklinik Mata
c. Poliklinik Kulit dan Kelamin
d. Poliklinik Bedah Umum
e. Poliklinik Konsultasi Gizi
f. Poliklinik THT

2. Instalasi Gawat Darurat (IGD)
Pelayanan Rawat Darurat melayani pasien dengan keadaan tertentu yang perlu tindakan
darurat/segera untuk menyelamatkan jiwa pasien. IGD terdiri berasal dari lebih dari satu unit kerja, yaitu
ruang triage, area resusitasi, area observasi, area tindakan, area ponek, dan area isolasi.

3. Instalasi Rawat Inap (IRNA)
Pelayanan Instalasi rawat inap dibagi di dalam lebih dari satu kelas perawatan meliputi perawatan kelas
utama (VIP), kelas I, II dan III. Total daerah tidur pasien RSIA berjumlah 99 daerah tidur.

a. area Rawat Inap Cut Meutia (Ruang perawatan kelas Utama (VIP) dan kelas I)
1) Perawatan kelas utama (VIP) terdiri berasal dari 2 daerah tidur
2) Perawatan Kelas 1 terdiri berasal dari 8 daerah tidur

b. area Rawat Inap Anak
 Ruangan perawatan anak memiliki kapasitas 30 daerah tidur
 area perawatan anak terbagi jadi kelas II dan III
 Kelas II terdiri berasal dari 5 kamar dengan 10 Tempat Tidur, yakni kamar anggur, apel, jambu,
markisa dan kamar mangga. Masing-masing kamar memiliki kapasitas 2 daerah tidur.
 Kelas III terdiri berasal dari 4 kamar dengan 20 Tempat Tidur, yakni kamar manggis, sirsak,
langsat dan kamar salak. Masing-masing kamar memiliki kapasitas 5 daerah tidur.

c. area Rawat Inap Cut Nyak Dhien
Ruang Rawat Inap Cut Nyak Dhien adalah tidak benar satu instalasi rawat inap di RSIA yang
merupakan kamar kelas III untuk perawatan persoalan kebidanan dan penyakit kandungan
dengan kapasitas 22 Tempat Tidur. yang terdiri berasal dari :
 Cut Nyak Dhien 1 : Kamar tindakan
 Cut Nyak Dhien 2 : 3 daerah tidur
 Cut Nyak Dhien 3 : 3 daerah tidur
 Cut Nyak Dhien 4 : 3 daerah tidur
 Cut Nyak Dhien 5 : 3 daerah tidur
 Cut Nyak Dhien 6 : 5 daerah tidur
 Cut Nyak Dhien 7 : 5 daerah tidur

d. area Rawat Inap Pocut Baren
Ruang Rawat Inap Pocut Baren terdiri berasal dari kelas II dan Kelas III yang merupakan kamar
perawatan dewasa dengan persoalan penyakit di dalam dengan kapasitas 15 Tempat tidur. yang
terdiri berasal dari :
 Pocut Baren 1 : 1 daerah tidur (kamar isolasi)
 Pocut Baren 2 : 4 daerah tidur (kamar kelas III)
 Pocut Baren 3 : 9 daerah tidur (kamar kelas III)

4. Instalasi Perawatan Intensif
a. Intensive Care Unit (ICU) : 3 daerah tidur
b. Pediatric Intensive Care Unit (PICU) : 3 daerah tidur
c. Neonatal Intensive Care Unit (NICU) : 15 daerah tidur

5. Instalasi Kamar Operasi
Cakupan layanan kamar operasi merupakan tidak benar satu wujud layanan yang sangat
mempengaruhi tampilan suatu rumah sakit. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan
dan teknologi. Kegiatan bedah jadi wujud layanan kebugaran spesialistik yang mahal, jadi
harus efektif pengelolaannya.

6. Kamar Bersalin
Kamar bersalin terdiri berasal dari dua unit kerja, yakni area inpartu (observasi) dengan kapasitas 5
tempat tidur dan area partus (tindakan) dengan kapasitas 5 daerah tidur.

7. Instalasi Laboratorium
Laboratorium merupakan unit layanan diagnostik dengan layanan sepanjang 24 jam dan
didukung oleh tenaga profesional berwujud dokter dan paramedis yang berpengalaman
dibidangnya. Hasil laporan laboratorium sanggup diperoleh dengan cepat dan akurat, sehingga
memudahkan pasien di dalam mobilisasi pemeriksaan.
a. Laboratorium Patologi Klinik
Laboratorium berada di lantai 3 Rumah Sakit Ibu dan Anak
b. Laboratorium Patologi Anatomi
c. Bank Darah
Bank Darah Rumah Sakit (BDRS) adalah suatu unit layanan di Rumah Sakit yang
bertanggung jawab atas tersedianya darah untuk transfusi yang aman, bermutu, dan dalam
jumlah yang lumayan untuk mendukung layanan kebugaran di rumah sakit. Pelayanan Bank
Darah mulai dijalankan di Rumah sakit Ibu dan Anak sejak tahun 2014.

8. Instalasi Radiologi
Pelayanan Radiologi dijalankan sesuai dengan Standar Pelayanan Rumah Sakit yang
ditetapkan Departemen Kesehatan dan standar profesi yang sesuai dengan perkembangan
ilmu ilmu dan teknologi kedokteran, hingga sementara ini Instalasi radiologi Rumah Sakit Ibu
dan Anak telah membawa alat-alat radiologi layaknya Digital radiografi, Mammografi dan USG
yang merupakan alat kebugaran yang lumayan mendukung di dalam pendeteksian kanker payudara
secara dini.

9. Instalasi Gizi
Instalasi gizi Rumah Sakit Ibu dan Anak adalah unit fungsional yang memberikan layanan gizi
untuk pasien di rumah sakit.

10. Instalasi Farmasi
Instalasi Farmasi di Rumah Sakit Ibu dan Anak adalah unit pelaksana fungsional yang
menyelenggarakan semua aktivitas layanan kefarmasian di rumah sakit