Mengenal Slow Living Lifestyle, Bikin Hidup Lebih Teratur dan Hening

Mengenal Slow Living Lifestyle, Bikin Hidup Lebih Teratur dan Hening

Mei 8, 2024 by smartoil

Slow Living Lifestyle tengah ramai diterapkan oleh Millenial dan Gen Z.
Gaya hidup ini dapat membantu kau untuk lebih menikmati rutinitas sehari-hari di tengah padatnya kesibukan yang terus berjalan.

Slow Living Lifestyle adalah sebutan untuk gaya hidup dengan mengaplikasikan kultur baru, menjalani hidup secara tenang, tidak terburu-buru, dan meluangkan waktu untuk memberi ruang untuk diri sendiri.

Melalui gaya hidup ini, seseorang dapat memberikan perhatian penuh pada setiap progres dan prioritas penting dalam hidup. Daripada mengikuti seluruh sesuatu yang sudah dicapai dan dikerjakan orang lain, lebih bagus untuk berkonsentrasi pada diri sendiri. Dengan demikian, kau tidak merasa tertinggal dan terus berkembang dengan caramu sendiri.

Memakai kultur ini, bukan berarti kau tidak demo mahjong ways 2 produktif dan melamban dalam menjalani hidup.
Slow Living Lifestyle dimaksimalkan untuk membantumu hidup lebih teratur dan tenang tanpa diburu oleh pencapaian dan mental gila kerja dengan kedok produktif.

Slow living berkonsentrasi pada mengerjakan seluruh sesuatu dengan bagus, bukan dengan kencang. Anda dapat memprioritaskan waktu untuk hal yang benar-benar penting.

Meski semestinya dikerjakan dengan lambat dan lama tapi hasilnya total.

Slow living tidak mengetahui istilah sibuk sama dengan berhasil. Slow living justru mengedepankan mutu di atas kuantitas.

Mereka yang menjalani gaya hidup slow living menjalankannya dengan niat tertentu, kesadaran diri, dan sudah memutuskan bermacam-macam hal yang semestinya dilalui.

Lalu, bagaimana metode mengaplikasikan gaya hidup slow living? Pada dasarnya, slow living lfestyle dapat kau terapkan lewat beberapa metode sebagai berikut.

1. Luangkan Waktu untuk Diri Sendiri
Meluangkan waktu untuk diri sendiri di tengah kesibukan yang tidak ada habisnya perlu kau lakukan untuk dapat lebih menghargai mutu kehidupan pribadimu. Kau dapat meluangkan waktumu dengan mengerjakan hobi yang menyenangkan dan menghibur, relaksasi, membaca buku untuk menambah insight, atau sekadar bersantai sembari menikmati secangkir teh.
2. Nikmati Waktu di Pagi Hari
Pagi adalah waktu yang bagus untuk memulai profesi dan dapat membuat pikiran lebih fokus. Kau dapat bangun lebih awal, menikmati udara pagi yang segar dan menenangkan untuk memulai rutinitas, seperti membersihkan rumah, mengerjakan tugas, memasak, atau berolahraga. Dengan mengaplikasikan pola hidup seperti ini setiap pagi, kau akan termotivasi untuk menjalani rutinitas sehari-hari.
3. Kurangi Intensitas Bermain Telepon
Tips memulai gaya hidup slow living selanjutnya adalah dengan mengurangi intensitas bermain telepon pintar maupun alat elektronik lainnya. Terlalu tak jarang bermain telepon pintar dapat membuatmu kurang produktif. Untuk itu, kau dapat menjauhkan telepon pintar terpenting dahulu selama berprofesi dan mengatur pemakaiannya. Dengan seperti itu, kau akan lebih fokus dikala berprofesi dan dapat meluankan waktu untuk merefleksikan diri.
4. Menyingkirkan Barang yang Tak Dibutuhkan
Seandainya kau terbiasa menaruh barang yang mulai jarang diterapkan di lemari atau di meja, sebaiknya singkirkan saja. Untuk mengaplikasikan hal ini, kau perlu lebih selektif dalam membelanjakan uang, seperti membeli barang-barang yang memang sedang dibutuhkan. Metode ini membuat ruanganmu lebih tertata rapi dan membantumu fokus terhadap hal-hal penting.
5.Mencoba Hal Baru
Mencoba hal baru di waktu lowong berkhasiat untuk membuat waktumu lebih bermakna. Di samping itu, kakmu malah dapat mengembangkan kesanggupan yang kau miliki. Semisal, kau dapat mencoba membuat kerajinan tangan, mengerjakan hobi, sampai bepergian ke tempat yang belum pernah kau kunjungi.
Jadi, sekarang udah pada tahu kan, bahwa hidup nggak selalu semestinya dijalani dengan kecepatan tinggi? Ini seputar menghargai setiap detik dalam hidup kita tanpa semestinya selalu terburu-buru.
Jadi, yuk, mulai dari sekarang, kita coba untuk lebih santai. Santai bukan berarti kita jadi males-malesan, tapi lebih ke arah menikmati setiap momen. Nggak ada salahnya kok nyobain sesuatu yang baru. Siapa tahu, dengan hidup yang lebih teratur dan tenang, kita dapat lebih berbahagia dan puas dengan apa yang kita punya. So, keep calm and live slow